Bonus Umrah untuk Para Atlet Asian Games 2018 sebagai Penghapus Dosa

Asian Games 2018 rupanya tidak hanya memberikan bonus hingga miliaran rupiah saja dalam bentuk uang tunai atau tabungan. Pasalnya, Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) juga menyediakan bonus berupa paket umroh kepada semua atlet yang menyabet medali dalam pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut.

Bahkan, bonus yang berunsur religi ini tidak hanya diberikan kepada para atlet saja namun juga berlaku untuk semua pelatih dan pengurus yang ikut serta dalam menuai prestasi di Asian Games 2018 lalu.

Umroh yang menjadi salah satu bonus di Asian Games 2018 ini juga bertujuan untuk menghargai semua kerja keras dan usaha para atlet cabang olahraga atletik yang sukses menyabet 2 keping medali perak dan 1 keping medali perunggu. Muhammad Bob Hasan sebagai Ketua Umum PB PASI juga menjelaskan jika sebagian orang yang menjadi pengurus atas kesuksesan ini juga layak untuk berangkat umroh.

“Umroh sebagai sebuah bonus yang diberikan kepada semua atlet supaya bisa menghapus semua dosa mereka, sedangkan kami semua hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Lalu, bonus satu ini tidak hanya diserahkan untuk para atlet namun juga para pengurus, pelatih hingga semua orang yang berada di kantor PB PASI yang ikut serta sejak awal hingga keberhasilan penyabetan medali perak dan perunggu di Asian Games 2018,” tutur Bob Hasan melalui konferensi pers yang berlangsung di Asrama PB PASI | Permata Hijau | Jakarta Selatan pada hari Kamis (13/9/2018).

Bahkan, salah satu pengurus untuk PB PASI juga ikut serta dalam keberangkatan umroh yang mendukung keberhasilan para atlet dalam Asian Games 2018 meski berperan sebagai supir saat pertandingan di Amerika Serikat.

“Ketika pertandingan di Amerika Serikat melalui kejuaraan untuk universitas, Nurul merupakan sosok supir untuk para atlet dan kami juga menekankan jika dia layak diberangkatkan,” ujar Bob Hasan.

Diketahui, semua atlet yang merebut medali di Asian Games 2018 serta jajaran pengurus maupun pelatih PB PASI akan bertolak ke Tanah Suci pada tanggal 21 Oktober 2018 mendatang, sedangkan PB PASI telah bekerja sama dengan salah satu agen umroh terpercaya di Indonesia.

“Kami (PB PASI) tidak memiliki jadwal kegiatan pada bulan Oktober dan kami sebagai para pengurus akan berangkat ke Monaco dalam rangka pertemuan bersama Pengurus Persatuan Atletik Internasional (IAAF) mendatang,” tambah Bob.

Medali yang berhasil disumbangkan cabang olahraga atletik dalam Asian Games 2018 berhasil didapatkan melalui Bayu Kertanegara, Eko Rimbawan, Fadlin dan Lalu Muhammad Zohri sebagai peraih perak untuk tim regu nomor estafet 4×100 kategori putra serta Emilia Nova melalui nomor lari gawang 100 m kategori putri dengan raihan yang sama. Lalu, medali perunggu berhasil disumbangkan melalui Sapwaturrahman untuk nomor lompat jarak jauh kategori putra.