Deretan Tim yang Lolos Ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2018

Pertandingan pada Kamis (28/06/2018) menjadi laga pamungkas di fase penyisihan grup, dimana Kolombia dan Jepang mendapatkan tiket terakhir di babak 16 besar Piala Dunia 2018. Bahkan sempat terjadi drama yang cukup menyakitkan untuk memperebutkan posisi runner-up di Grup H. Pasalnya Senegal tersingkir hanya karena akumulasi kartu dari sistem Fair Play.

Juan Cuadrado menjadi pahlawan yang mengantarkan Kolombia menjadi pemenang sekaligus juara Grup H, dimana hanya menang tipis kontra Senegal. Hal mengejutkan terjadi pada satu-satunya perwakilan ASIA yang masih tertahan, meskipun kalah di tangan Polandia namun FIFA memberikan Jepang tiket ke babak 16 besar, sekalipun Senegal dan Jepang memiliki jumlah poin yang sama.

Piala Dunia 2018 bahkan sangat mengejutkan, dimana beberapa tim favorit nampak tumbang di babak penyisihan grup. Mulai dari Mesir yang tampil buruk tanpa tambahan tenaga Mohammed Salah, bahkan harus mengalami kekalahan total dalam tiga pertandingan di Grup A.

Hal yang paling mengerikan terjadi pada Timnas Jerman, dimana gagal mematahkan kutukan pemenang Piala Dunia. Mengalami kekalahan sangat memalukan kontra Korea Selatan yang hanya menempati posisi buncit di Grup F, padahal sebelumnya banyak di jagokan kembali menjadi pemenang. Bukan hanya Jerman, Argentina yang menjadi runner-up Piala Dunia 2014 nyaris tersingkir, apabila Lionel Messi dan Argentina tidak menang dalam laga terakhir kontra Nigeria.

Kini semua mata akan tertuju pada babak 16 besar Piala Dunia, dimana tentu menerapkan sistem gugur. Sehingga tidak ada tim yang melakukan kesalahan jika tidak ingin membayar mahal dengan kekalahan, bahkan ada juga tim yang berhasil lolos bahkan tidak diunggulkan sebelumnya, seperti halnya tuan rumah, Rusia.

Di Grup A, terjadi pergulatan yang cukup hebat. Dimana Rusia tampil mendominasi bahkan menenangkan dua laga di partai awal, sudah pasti mengantungi 6 poin membuat tuan rumah lolos ke babak selanjutnya. Namun menerima kekalahan kontra Uruguay, sehingga menempati posisi runner-up, dimana juara Grup A menjadi milik Suarez dan kawan kawan.

Sedangkan di Grup B, terjadi pertandingan dua tim besar terlalu awal, Portugal kontra Spanyol. Dimana akhirnya hanya berbagi 1 poin, bahkan keduanya sudah mencetak tiga gol, namun pertandingan berakhir 3-3. Ada satu keberuntungan lebih, Spanyol yang akhirnya menjadi juara dan Portugal menduduki posisi runner-up.

Di Grup C, setelah laga kedua sudah jelas Prancis menjadi juara grup. Dimana terjadi perebutan posisi runner-up yang cukup ketat, dimana Denmark mendapatkan keberuntungan di laga perdana berhadapan dengan Peru dan mencuri kemenangan. Karena di babak kedua dan pamungkas, hanya bisa menahan imbang Prancis dan Australia.

Di Grup D, Kroasia sudah tampil mendominasi sejak awal laga dan menjadi juara setelah laga kedua. Dimana Argentina yang di jagokan tampil buruk bahkan nyaris gagal melaju ke babak 16 besar, namun akhirnya berhasil menjadi runner-up grup D dengan mengalahkan Nigeria di babak pamungkas Grup D.

Di Grup E, Brasil tidak berhasil tampil dominan meskipun akhirnya berhasil menjadi juara, Neymar dan kawan kawan hanya bisa menahan imbang Swiss, bahkan punggawa PSG tersebut harus menerima dilanggar 10 kali. Sedangkan muncul sebagai runner-up Swiss, yang nampaknya mengincar untuk menumbangkan Tim Samba.

Di Grup F, Swedia berhasil tampil gemilang dengan kemenangan dua kali, bahkan menjadi unggulan kini. Melaju ke babak 16 besar bersama Meksiko, dimana berhasil mengalahkan juara Piala Dunia 2014, Jerman dan membuatnya pulang kampung lebih awal dengan gagal ke babak perdelapan besar.

Di Grup G, di dominasi oleh Belgia dan Inggris yang bertemu di laga pamungkas dimana berbagi posisi dengan cukup tenang. Tunisia berhasil keluar dari satu kemenangan, sedangkan Panama harus mengalami semua kekalahan di Piala Dunia 2018. Belgia akhirnya menjadi juara dan Inggris melaju ke babak 16 besar dengan status runner-up.

Di Grup H, terjadi hal yang sangat langka di Piala Dunia. Pasalnya Jepang kalah di tangan Polandia dan Kolombia berhasil menggulung Senegal, namun FIFA memberikan tiket 16 besar terakhir pada Jepang karena sistem Fair Play.

Sudah jelas, 16 tim siap berlaga di babak gugur. Ini tentu sangat mendebarkan, karena beberapa tim favorit terlihat kurang bergairah dan mengalami kesulitan untuk memenangkan setiap lagi. Berbanding terbalik dengan tim yang tidak diunggulkan seperti Inggris, dimana tampil bagus dan Harry Kena masih memegang posisi top scorer.