INASGOC Jelaskan Sebab Utama Tiket Closing Ceremony Asian Games 2018 Habis Sangat Cepat

INASGOC atau Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 menjelaskan sebab utama tiket Closing Ceremony berhasil terjual seketika dalam kurun waktu singkat setelah berhasil dijual secara resmi. Pasalnya, salah satu alasan utamanya adalah berkembangnya jumlah masyarakat yang berminat untuk mengakses beberapa website penjualan online secara resmi.

“Saya telah konfirmasi kepada pihak Blibli.com dan mereka menjelaskan bahwa websitenya telah dikunjungi jutaan orang dalam waktu yang sama. Tiket Closing Ceremony Asian Games 2018 sudah habis keseluruhan tanpa sisa,” ujar Direktur Media dan Hubungan Masyarakat INASGOC, yakni Danny Buldansyah ketika berada di Pusat Layanan Media (Main Press Center) Asian Games 2018 | Jakarta Convention Center (JCC) | Senayan | Jakarta.

Akan tetapi, Danny kembali menjelaskan jika kesempatan masyarakat yang ingin membeli tiket upacara penutupan Asian Games 2018 masih bisa didapatkan. Hal ini dapat diselesaikan apabila terdapat beberapa pembeli yang belum membayar biaya tiket secara penuh walaupun telah memesan sejak awal.

“Siapa saja yang merupakan (calon) pembeli diberikan kesempatan hingga beberapa jam ke depan untuk melunasi secara penuh atas harga tiket yang telah dipesan. Apabila lewat dari batas waktu yang ditentukan belum dibayar, tiket secara otomatis akan masuk ke dalam jaringan dan bisa didapatkan siapapun,” tutur Danny.

Tiket untuk Closing Ceremony Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan pada hari Minggu (2/9/2018) di Stadion Utama Gelora Bung Karno | Senayan | Jakarta Pusat memiliki jenis tiket yang berbeda dan terbagi ke dalam 3 kategori yakni A senilai Rp.2.000.000, B senilai Rp.1.000.000 dan C senilai Rp.450.000.

“Tiket A yang paling mahal sekalipun sudah habis tanpa sisa sejak kemarin,” tambahnya.

Danny menjelaskan jika berkembangnya minat masyarakat yang ingin mendapat tiket Closing Ceremony Asian Games 2018 disebabkan keberhasilan pelaksanaan Opening Ceremony Asian Games 2018 pada hari Sabtu (18/8/2018) lalu.

“Kami menawarkan sebuah solusi bagi siapapun yang akan datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno karena akan tersedia tempat khusus untuk nonton bareng (nobar) melalui sebuah layar berukuran besar. Saya pikir melihat penyalaan kembang api lebih bagus diluar daripada didalam Gelora Bung Karno,” ucapnya.

Deputi II bidang administrasi pertandingan INASGOC, yakni Francis Wanandi sebelumnya menyatakan bahwa tiket Closing Ceremony Asian Games 2018 akan dijual mulai hari Selasa (28/8/2018) malam hari.

Tiket Closing Ceremony Asian Games 2018 pada saat ini dijual secara online melalui 3 website resmi yang telah kerja sama dengan INASGOC yang terdiri dari asiangames2018.loket.com, blibli.com serta tiket.com.

“Panitia telah menyediakan sekitar 55.000 kursi yang telah terjual untuk Closing Ceremony Asian Games 2018, sedangkan harganya berlaku mulai dari Rp.500.000 sampai Rp.2.000.000,” kata Francis.

Panitia diketahui belum menghadirkan sebuah on the spot atau tempat penjualan tiket agar dapat mencegah terjadinya antrean yang sangat panjang untuk membeli selembar tiket Closing Ceremony Asian Games 2018.