Manchester United Awali Liga Inggris Kurang Menguntungkan Berkat Piala Dunia 2018

Jose Mourinho dibuat uring-uringan di awal pembukaan Liga Inggris 2018-2019, bagaimana tidak jika laga perdana akan berlangsung 3 pekan setelah Piala Dunia 2018. Padahal hampir semua punggawa utama Setan Merah jadi aktor utama di Piala Dunia yang berlangsung di Rusia tersebut, ini bisa jadi dampak buruk untuk memenangkan trofi musim ini.

Sudah jelas, United mandul dalam musim lalu tanpa membawa satu pun trofi juara. Kini pembukaan Liga Inggris akan berlangsung pada Jum’at, 10 Agustus 2018 mendatang, tanpa bisa memaksimalkan pemain. Pasalnya ada 12 pemain utama yang baru mendapatkan libur musim panas setelah membela negara masing-masing di kontes sepakbola dunia paling bergengsi.

Tentu saja ini waktu yang sangat singkat untuk Mourinho menyiapkan susunan pemain terbaik, apalagi jika sebagian besar sedang dalam kondisi kelelahan. Pasalnya hingga pertandingan terakhir, pemain terbaik andalannya harus terus bermain, sudah jelas pemain lapis kedua yang akan diturunkan kontra Leicester City 3 pekan mendatang. 12 pemain yang kabarnya akan absen karena sedang dalam masa liburan musim panas adalah Romelu Lukaku, Paul Pogba, Jessi Lingard, Marcos Rojo, Maroune Fellaini, Victor Lendelof, Phil Jones, David de Gea, Nemanja Matic, Ashley Young bahkan rekrutan terbaru The Red devils, Fred.

Ini tentu akan sangat berat, pasalnya setiap pemain tersebut baru saja istirahat setelah menjalani laga berat. Bahkan ada yang harus bermain 7 pertandingan selama event bola sebulan penuh di Rusia. Sudah jelas, harus mendapatkan masa liburan musim panas, untuk mengembalikan stamina, bahkan kabarnya ada yang sedang mengalami cedera, seperti Young sehingga tidak diturunkan secara penuh di perebutan juara ke-3 oleh Gareth Southgate, pelatih Timnas Inggris.

Hal ini tentu saja sudah mendapatkan kecamanan oleh Mourinho, pasalnya Liga Inggris berlangsung sangat cepat bahkan tidak lebih dari 3 minggu setelah Piala Dunia 2018 selesai. Ini tentu membuat banyak pemain belum bisa kembali bermain di lapangan, kondisinya belum pulih sempurna. Apalagi sebelum Piala Dunia, harus habis-habisan di Premier League dan Liga Champions musim lalu.

Sehingga tidak ragu melontarkan komentar pedasnya sebagai wujud kekecewaan, diungkapkan pada media yang dikutip dari RT, kami (Manchester united) tidak bisa memulai Liga Inggris dengan kekuatan penuh. Sangat memalukan membuka laga perdana di kompetisi penting di klub Eropa dengan kekalahan, namun kami memang tidak punya pilihan.

Ditambahkan lagi, masa jeda 3 minggu untuk pemain, ini tidak cukup. Dimana pemain tidak hanya memulihkan tenaga secara fisik, melainkan membutuhkan penyegaran setelah melewati banyak pertandingan penting, untuk klub dan negaranya. Ini akan membuat mereka (pemain) bisa kembali dengan semangat dan kekuatan baru, ini sangat penting untuk pemain dan klub.

Bahkan hal yang paling ditakutkan Mourinho jika memotong waktu liburan pemain di libur musim panas adalah tidak punya banyak waktu istirahat sehingga akan mengalami cedera. Memang tidak akan masalah di awal pertandingan, namun jika bermain terus maka kita akan kehilangan mereka tiga hingga empat bulan untuk pemulihan.