Menpora Ajak Doa Bersama untuk Korban Gempa dan Tsunami di Kota Palu Jelang Asian Para Games 2018

Asian Para Games 2018 yang tinggal menghitung hari rupanya disambut dengan suka cita dari seluruh masyarakat Indonesia. Namun, dibalik kegembiraan ini bahwa mereka harus melihat suatu tragedi yang tengah melanda Kota Palu | Sulawesi Tengah dan kalangan umum juga diajak berdoa bersama untuk mereka sebagai korban gempa dan juga tsunami yang melanda ibukota Provinsi Sulawesi Tengah pada hari Jumat (28/9/2018) lalu.

Imam Nahrawi sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga mengemukakan sebuah pernyataan atas hal itu ketika mengikuti seluruh rangkaian pawai obor untuk Asian Para Games 2018 pada hari Minggu (30/9/2018) yang berlangsung di Kantor Umum Kemenpora | Jakarta.

“Asian Para Games 2018 yang akan segera berlangsung sudah ditandai dengan pawai obor yang berlangsung di Kota Jakarta sebagai titik terakhir, sedangkan masyarakat menyambutnya dengan penuh suka cita dan menggambarkan bahwa Bangsa Indonesia sangat bangga dan gembira sebagai tuan rumah untuk Asian Para Games 2018,” tutur Kemenpora pada hari Senin (1/10/2018) yang dilansir melalui situs resminya yakni kemenpora.go.id.

“Akan tetapi, dibalik kebahagiaan menyambut Asian Para Games 2018 bahwa negara kita sedang berkabung, merintih, menangis dan juga memohon kepada Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Esa supaya para saudara kita yang sekarang berada di Kota Palu, Donggala serta Mamuju di Sulawesi Tengah serta di Kota Lombok | Nusa Tenggara Barat supaya bisa bangkit dan pulih seperti sedia kala dari bencana yang mereka alami saat ini,” ungkap Kemenpora.

Selain itu, Kemenpora mengimbau kepada semua masyarakat yang saat ini tengah mengalami suatu musibah supaya bisa optimis dan semangat apabila dibalik bencana yang terjadi akan selalu muncul sebuah hikmah sebagai pelajaran hidup.

“Jangan pernah putus asa dan selalu percaya atas rencana Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Kuasa apabila dibalik musibah yang terjadi akan selalu hadir sebuah berkah, serta muncul suatu hal yang sangat berguna untuk generasi berikutnya di masa depan,” lanjut Kemenpora.

Kemenpora juga turut mendoakan untuk para korban yang meninggal dunia supaya bisa ditempatkan di sisi Allah SWT, sedangkan bagi mereka yang mengalami cedera atau sakit akan segera pulih seperti sedia kala serta mendapat bangunan rumah yang lebih baik daripada sebelumnya akibat kerusakan dari bencana itu.

“Saya percaya bahwa Allah SWT selalu menjaga dan menyayangi para korban dengan kasih sayang, keikhlasan, kesabaran dan ketabahan hati yang luar biasa melalui musibah ini,” tutup Kemenpora.