Mohamed Salah Merasa Risih Dibandingkan Dengan Mega Bintang Dunia

Bintang lapangan Liverpool, Mohamed Salah, tengah berbahagia setelah berhasil mendapatkan penghargaan Golden Boot. Bahkan kini banyak dibandingkan dengan mega bintang sepak bola dunia, seperti Christiano Ronaldo dan Lionel Messi, alih-alih merasa bangga, Salah merasa risih dengan hal tersebut.

Striker andalan Liverpool ini memang tampil cemerlang di musim 2017-2018, berhasil 32 gol di Premier League, bahkan ada 44 gol dalam semua kompetisi bersama The Reds. Hal ini memang pemain asal Mesir tersebut memecahkan rekor semusim, beberapa pemain dunia pernah mendapatkannya.

Seperti Christiano Ronaldo kala menggunakan jersey Manchester United, Alan Shearer kala masih membela Newcastle United dan Lues Suarez yang merupakan senior di
Liverpool. Ini tentu sebuah pencapaian yang sangat bagus, apalagi Salah baru berusia cukup muda, 25 tahun, perjalanan karier sepak bola bisa dibilang baru saja di mulai.

Bersama Liverpool, dalam musim ini Salah sudah mencetak 42 gol dan 13 assist, sudah pasti ini mencapai rekor yang sebelumnya dipegang Ronaldo dan Messi sebagai pemain paling produktif di lini depan. Apalagi dengan adanya penghargaan sebagai PFA Player of The Year, pemain terbaik Liverpool 2017-2018 dan FWA Footballer og the Year.

Artikel Lain: Piala Dunia – Meski Cedera Lutut Dani Alves Mengaku Telah Menjalani Impian

Tidak lupa sebagai Player of the Season di Premier League, ini tentu membuat Salah menjadi pemain yang diperhitungkan. Bisa jadi kandidat kuat untuk mendapatkan Ballon d’Or yang selama 10 tahun terakhir, hanya didominasi oleh Ronaldo dan Messi.

Salah memang tidak ingin sombong dan jumawa dengan pencapaian tersebut, bahkan menolak jika disetarakan dengan dua mega bintang dunia tersebut. Dirinya mengaku masih banyak melakukan kesalahan dan harus jadi lebih baik lagi, bahkan ingin bersama Liverpool meraih semua trofi kemenangan, bukan hanya di Inggris.

Hal ini terlihat dari penyataan Salah yang dikutip dari Goal, Salah mengaku tidak pernah merasa senang dengan perbandingan pemain tersebut, Ronaldo dan Messi berada di level yang berbeda dan tetap mempertahankan konsistensi permainan mereka di lapangan. Mereka luar biasa, bukan dalam waktu sebentar mendapatkan itu semua, sebelas tahun mereka baru mencapai ini semua.

Sudah pasti, untuk menjadi pemain besar, Salah harus bekerja keras dan mampu bekerja sama dengan tim. Sepak bola bukan permainan individu, melainkan kerja sama tim. Ini semua sangat disadarinya, sehingga tidak ingin berkembang sendiri, bahkan tidak menampik jika klub menjadi salah satu motivasi utama untuk berkembang.

Lihat saja, Ronaldo sebelumnya berjaya di Manchester United namun kini memutuskan untuk bergabung di Real Madrid. Messi bahkan harus berpindah hingga menemukan rumahnya di Barcelona. Salah memang harus memberikan banyak bukti nyata jika dirinya ingin mencapai gelar mega bintang dunia, sepertinya pertandingan final Lifa Champions mendatang, kontra El Real harus dimenangkan, sebagai jaminan jika dirinya memang patut disetarakan.