Mulyadi Berambisi untuk Rebut Medali dalam Asian Para Games 2018

Mulyadi merupakan salah satu atlet asal Provinsi Kalimantan Timur yang akan terlibat dalam Asian Para Games 2018, sedangkan dirinya merupakan seorang difabel yang bertanding untuk cabang olahraga renang.

Kemudian, dirinya juga menuturkan sebuah pernyataan yang unik seputar latar belakang dirinya mulai berkecimpung dalam salah satu cabang olahraga ini.

“Saya mulai berminat sebagai perenang ketika belajar renang untuk pertama kalinya di sungai,” tutur Mulyadi ketika berada di Kota Solo | Jawa Tengah beberapa hari lalu.

Mulyadi tidak mengira bahwa salah satu hobinya ini dapat membawa namanya masuk sebagai salah satu atlet nasional hingga sekarang. Sebab, ketika dirinya masih belia bahwa Mulyadi sangat dekat dengan kursi roda sebagai kendaraan untuk memudahkannya dalam melakukan berbagai aktivitas dan juga tulang di sekitar pergelangan kakinya rapuh sehingga tidak mampu bergerak seperti bagian tubuh lainnya.

Mulyadi Berambisi untuk Rebut Medali dalam Asian Para Games 2018

Namun, dibalik keterbatasannya justru Mulyadi pantang menyerah akan kondisinya karena walaupun tulangnya kakinya cenderung rapuh namun semangatnya harus berkibar dengan mental yang kuat.

Mulyadi yang lahir pada tanggal 17 Agustus 1991 rupanya pertama kali mengenal dunia renang melalui salah satu temannya yang merupakan atlet renang. Lalu, rekannya tersebut selalu mengajaknya untuk latihan di kolam renang serta silih berganti bahwa Mulyadi menekuni bidang ini dengan penuh semangat, sementara pelatihnya melihat suatu bakat yang menonjol dalam dirinya sebagai seorang perenang.

Namun, Mulyadi cenderung keliru karena kondisi berenang di sungai yang biasa dilakukan setiap hari justru berbeda ketika di kolam renang karena dirinya berasal dari sebuah kampung yang cukup terpencil. Kendati, rasa gugup tersebut ia hadapi dengan keberanian dan kerja keras serta pikiran Mulyadi pun di fokuskan untuk berlatih dengan giat saat berenang di kolam renang.

Bagaimana tidak, dampak dari kegigihannya berhasil mengantarkan Mulyadi terlibat dalam kejuaraan nasional sekaligus internasional. Mulyadi juga sukses menyabet 1 keping medali perunggu yang dipersembahkan untuk Indonesia dalam ASEAN Para Games 2017 di Kota Kuala Lumpur | Malaysia.

Mulyadi kemudian ingin berkontribusi dengan hasil terbaik dalam Asian Para Games 2018 mendatang, sedangkan dirinya begitu mendambakan untuk dilibatkan dalam Paralimpiade pada tahun 2020 dan ia juga akan berusaha secara maksimal supaya bisa memberi yang terbaik dalam Asian Para Games 2018. Pasalnya, Mulyadi selalu bangun tepat pukul 03:00 WIB yang dilanjutkan dengan latihan di kolam renang mulai pukul 04:00 WIB sebagai kegiatan hariannya.

“Saya akui bahwa latihan yang dilakukan setiap hari sangat melelahkan, sedangkan Saya juga ingin berkontribusi secara maksimal untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia. Lalu, dukungan dari para pendukung juga berpengaruh bagi semuanya dan menjadi kelebihan tersendiri supaya kami semua bisa mengukir prestasi dalam Asian Para Games 2018 nanti,” tutup Mulyadi yang juga menggambarkan tentang para pendukung Asian Para Games 2018 mendatang.