N’golo Kante, Dicintai Teman-temannya hingga Malu-Malu Angkat Trofi Emas

Hadir diantara pemain bintang di skuad Peranis, bintang N’golo Kante rasanya tak cukup bersinar. Maklum saja ada anak muda yang mencetak banyak gol, Kylian Mbappe dan si tenang eksekutor penalti Antoine Griezmann. Namun Kante menjadi salah satu kunci Perancis bisa meraih gelar juara dunia 2018.

Sepanjang turnamen, Kante selalu bermain di lini tengah Perancis. Menjadi salah satu awal serangan dari Perancis namun juga rajin mengintersep para pemain lawan. Tidak sekalipun mencetak gol dan juga assist, lalu apa hebatnya? Mungkin dua kali dianugerahi man of the match dapat menjadi jawaban mengapa dia salah satu bintang paling bersinar di Perancis. Salah satu permainan terbaiknya yaitu ketika Perancis menang 4-3 atas Argentina. Dia menjadi pemain yang dapat menghentikan Lionel Messi. Setidaknya itulah yang dinyanyikan oleh rekan-rekannya pada Kante.

Matuidi mengatakan bahwa Kante pemain yang kecil, namun memapu menghentikan Lionel Messi. Jawaban Kante, tentu saja tetap rendah hati dengan senyum khasnya berkata itu berkat kerja sama tim. Tak heran jika rekan-rekannya begitu mencintai Kante hingga dibuatkan lagu, dan dinyanyikan di bus sepulang dari Luzhniki Stadium. Lagu tersebut ternyata sampai kepada pendukung Perancis yang menyanyikan bersama-sama saat Paul Pogba yang selalu iseng dengannya memimpin bernyanyi. Semua bernyanyi dan berjoget termasuk pelatih Didier Deschamps tetapi Kante malu-malu dan hanya menebar senyum seperti biasa.

Ternyata sifat pemalu Kante juga terjadi saat perayaan mengangkat trofi di stadion. Usai Hugo Lloris mengangkat trofi diiringi suka cita pendukung Perancis, semua pemain berebut berfoto dengan trofi emas Piala Dunia. Tetapi tidak dengan Kante, ia malu mengambil trofi tersebut dari temannya sehingga penggantinya di laga final, Steven N’Zonzi sampai-sampai membantu Kante dengan meminta trofi ke rekan-rekannya. Alhasil, kini Kante memiliki kenangan foto dimana ini merupakan gelar kedua bagi Perancis.

N’golo Kante, sukses di Inggris bersama Leicester City dan Chelsea serta juara bersama Perancis, namun masih tetap rendah hati dan selalu tersenyum. Semoga ia menjadi inspirasi bagi pemain sepakbola lainnya dan muncul Kante-Kante lainnya.