Patrick Cutrone Sebut Gol Kedua untuk AC Milan Bukan Gol Miliknya

Patrick Cutrone yang merupakan penyerang AC Milan berbicara tentang kemenangan klubnya yang berhasil mengalahkan F91 Dudelange melalui pertandingan pekan kelima untuk Grup F di Liga Europa pada hari Kamis (29/11/2018) waktu setempat atau hari Jumat (30/11/2018) dini hari WIB yang berlangsung di Stadion San Siro.

AC Milan mampu bertanding dengan sempurna untuk menaklukkan F91 Dudelange dengan skor akhir 5-2 dalam laga tersebut.

Tim berjulukan I Rossoneri tersebut sukses mencetak lima gol melalui tendangan Patrick Cutrone pada menit ke-21, Hakan Calhanoglu di menit ke-70, Fabio Borini pada menit ke-81 serta kedua gol bunuh diri di menit ke-66 melalui tendangan Stelvio Cruz dan menit ke-78 yang dihasilkan Tom Schnell.

Selain itu, kedua gol yang dicetak F91 Dudelange berhasil diciptakan dari serangan Dominik Stolz pada menit ke-39 dan di menit ke-49 melalui tendangan Dave Turpel.

Patrick Cutrone mengatakan bahwa klubnya sempat lengah atas kegagalan AC Milan untuk menciptakan clean sheet.

Akan tetapi, Patrick Cutrone yang kini berusia 20 tahun asal dari Como | Italia tersebut percaya bahwa AC Milan mampu melaju ke tahap 32 besar di Liga Europa.

AC Milan masih bertahan di urutan kedua dalam hasil klasemen dengan koleksi 10 poin sampai laga pekan kelima untuk Grup F.

AC Milan harus tertinggal dari Real Betis yang merupakan pemuncak klasemen dengan selisih satu poin yang telah memastikan bahwa mereka bisa lolos ke tahap 32 besar di Liga Europa.

Sementara itu, AC Milan wajib menjalani pertandingan yang menentukan masa depan mereka melalui laga penyisihan grup melawan Olympiacos.

Olympiacos yang berasal dari Yunani berada di peringkat ketiga dalam hasil klasemen dengan raihan 7 poin saat ini.

“Kami kehilangan fokus saat F91 Dudelunge berhasil mencetak kedua gol mereka, namun kami menanggapinya secara positif dengan mengubah pola permainan dengan sempurna,” tutur Patrick Cutrone yang dilansir melalui website resmi UEFA.

“Saya rasa sangat penting untuk memenangkan laga ini karena kami harus bisa lolos dari fase grup dengan beragam cara.”

“Kami juga akan bertolak ke Yunani agar dapat lolos dan kami pun berusaha untuk menggapai kemenangan di sana,” kata Patrick Cutrone.

Kemudian, Patrick Cutrone menegaskan bahwa gol kedua yang dihasilkan I Rossoneri bukanlah gol miliknya walaupun sempat terlihat mengenainya dalam laga tersebut.

“Saya tidak mencetak gol kedua untuk AC Milan karena saya tidak mengenai bola saat itu,” ucap Patrick Cutrone.

Patrick Cutrone adalah top scorer andalan AC Milan yang berhasil mengoleksi 4 gol di Liga Europa pada tahun 2018 hingga 2019.

Bahkan, Patrick Cutrone mampu mengungguli jumlah gol dari beberapa rekan setimnya yang tergolong senior di AC Milan mulai dari Gonzalo Higuain sebanyak 2 gol serta Fabio Borini, Hakan Calhanoglu dan juga Suso yang satu sama lain hanya mengoleksi 1 gol.