Pep Guardiola Malas Keluarkan Dana Besar untuk Rekrut Pengganti Fernandinho

Pep Guardiola yang merupakan pelatih Manchester City tidak ingin mengeluarkan biaya besar untuk mencari pengganti Fernandinho, yakni gelandang andalan The Citizens.

Fernandinho memiliki peran begitu penting untuk The Citizens dengan menempati posisi sebagai gelandang jangkar.

Bahkan, perannya yang sangat penting membuat Manchester City sempat mengalami masalah serius saat Fernandinho absen dari skuat utama.

Dilansir melalui The Sun bahwa usai pekan ke-21 di Liga Inggris tahun ini, Manchester City sejak tahun 2016 hingga 2017 memiliki persentase kemenangan sebesar 72% ketika Fernandinho berlaga.

Namun, kondisi seketika berubah ketika Fernandinho selaku mantan pemain Shaktar Donetsk tersebut tidak dimainkan, Manchester City justru mengalami penurunan persentase kemenangan mencapai 59% saja.

Hasil tersebut juga membuat Manchester City untuk segera mencari pengganti Fernandinho, terlebih sang pemain telah berusia 33 tahun saat ini.

Meski begitu, tidak mudah bagi The Citizens untuk mendatangkan pemain yang sama dan hal tersebut diungkapkan Pep Guardiola.

“Tidak mudah untuk merekrut pemain dengan kualitas yang sama seperti Fernandinho di skuat utama,” tutur Pep Guardiola yang dikutip melalui Four Four Two.

“Ia telah membela Manchester City selama 3 tahun dan memahami atas persaingan di Liga Inggris. Ia juga mengetahui semuanya serta hal tersebut begitu berarti.”

“Akan tetapi, kami harus merekrut pemain di musim depan. Fernandinho akan berumur 34 tahun dan bisa dipastikan tidak mungkin merumput hingga beberapa pertandingan dalam sepekan bersama Manchester City,” kata Pep Guardiola.

Selain itu, Ruben Neves selaku gelandang Wolverhampton Wanderers dirumorkan menjadi salah satu incaran Manchester City.

Kendati demikian, Pep Guardiola tidak ingin mengeluarkan biaya mencapai 100 juta pound apabila dituntut mendatangkan Ruben Neves.

“Tidak akan terjadi transfer bagi Ruben Neves. Kami juga tidak akan mendatangkan seorang gelandang jangkar dengan membayar dana sebesar 100 juta pound,” ucap Pep Guardiola.

“Kami mempunyai empat sampai enam pilihan pemain lainnya dan menyesuaikan dengan kecenderungan klub, usia serta nilai pasarannya,” imbuhnya.

Kemudian, Pep Guardiola sebagai mantan juru taktik FC Barcelona tersebut ingin merekrut pemain dengan biaya stagnan untuk membuat kondisi finansial Manchester City tetap stabil.

Ia mengaku jika pembelian dalam jumlah besar seperti tahun lalu tidak mungkin dilakukan jangka panjang.

“Nominal gaji pemain Manchester City tertinggi ke-9 bahkan 10 di kancah Eropa. Kami juga berusaha untuk membuat semuanya tetap stabil,” pungkasnya.

“Kami telah mengeluarkan banyak uang tahun lalu karena klub ini semakin menua, sedangkan rata-rata usia pemain adalah sekitar 30 sampai 31 tahun di skuat utama.”

“Hal itu menjadi sebab kami melakukan semuanya, namun kami juga tidak akan mengulanginya terus menerus. Kami mempunyai keterbatasan serta tidak mampu membayar dana lebih besar untuk merekrut seorang pemain.”

“Kami harus menjaga kestabilan semua pemain dan berusaha merekrut pemain di musim depan untuk melihat suatu hal yang harus segera diperbaiki,” ujar Pep Guardiola.